Pengaruh Gizi Anak Berdasarkan Indeks Massa Tubuh Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SDN 41 Sangkir Lubuk Basung Kabupaten Agam
DOI:
https://doi.org/10.71301/jp3m.v3i2.263Keywords:
Status Gizi, Indeks Massa Tubuh (IMT), Prestasi Belajar, IMT-for-AgeAbstract
Status gizi memainkan peran penting dalam kemampuan dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) terhadap prestasi belajar siswa di SD Negeri 41 Sangkir Lubuk Basung Kabupaten Agam. saya menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian meliputi seluruh siswa kelas IV–VI yang berjumlah 78 orang, dengan sampel 65 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan) untuk menentukan kategori IMT-for-Age sesuai standar Kemenkes RI, serta dokumentasi nilai rapor sebagai indikator prestasi belajar. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linear sederhana. Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara status gizi berdasarkan IMT dengan prestasi belajar siswa (r = 0,624; p < 0,05). Siswa dengan status gizi baik memiliki rata-rata nilai rapor 79,6, jauh lebih tinggi dibandingkan siswa dengan status gizi kurang (68,3) dan gizi buruk (61,7). Temuan ini menegaskan bahwa status gizi yang baik merupakan prasyarat penting bagi optimalisasi prestasi belajar siswa sekolah dasar. Diperlukan program intervensi gizi berbasis sekolah yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan status gizi sekaligus prestasi akademik siswa.








